SURABAYA || PINTAR INDONESIA – Cita Hati Christian School Citraland Campus terus konsisten mendorong siswa siswi mengenal beragam budaya di berbagai negara untuk keterampilan pembelajaran kontekstual.
Melalui program International Culture Day 2026, Cita Hati Christian School Citraland Campus memberikan wadah pembelajaran kontekstual bagi seluruh siswa kelas 7 hingga 12 untuk mengenal, mengalami dan mengapresiasi budaya dari berbagai negara secara langsung.
Keseruan kegiatan tersebut dirasakan semua siswa Cita Hati Christian School Citraland Campus. Salah satunya Nicholas Kent Rachmat (14) siswa kelas 9 yang memperkenalkan budaya Indonesia dengan mendirikan booth bersama teman temannya.
“Mengapa saya memilih budaya Indonesia, karena budaya Indonesia tidak kalah menariknya dengan budaya asing,” kata Nicholas di sela sela acara International Culture Day 2026, pada Kamis, (05/02/26).
Melalui booth Indonesia ini, lanjut Nicholas, ia dan teman teman serta guru pembimbing ingin meunjukkan beragam budaya, kuliner dan batik yang menarik kepada dunia. Agar, generasi muda bisa semakin bangga dan cinta akan Indonesia.
Hal berbeda ditunjukkan Abigail Maureen Wijaya (13) siswa kelas 8 yang mendirikan booth Negara Japan bersama teman teman dan guru pembimbingnya. Ia ingin memperkenalkan budaya Jepang yang menurutnya menarik dan bisa diambil budaya positifnya.
“Negara Jepang itu unik, Banyak hal positif yang bisa kita ambil. Salah satunya kedisiplinan. Semua siswa di Jepang sangat disiplin waktu dan kebersihannya. Sehingga, bisa diaplikasikan di sekolah kita,” terang Abi sembari tersenyum.
Menurur Abi, melalui acara ini siswa bisa lebih mengenal budaya di beberapa Negara. Termasuk Jepang yang memiliki karakter unik. Sehingga, nantinya lulus sekolah bila ingin kuliah keluar negeri bisa lebih mudah mengenal budaya Negara lain.
Clara Yap, Kepala Sekolah SMP-SMA Cita Citraland Campus menyampaikan bahwa, kegiatan tahunan ini bukan sekadar hiburan, akan tetapi menjadi kesempatan bagi siswa untuk menghargai budaya dunia secara langsung, menumbuhkan rasa hormat terhadap perbedaan serta mengembangkan keterampilan sosial dan kreativitas.
Melalui rangkaian kegiatan International Culture Day, lanjut Clara Yap, diharapkan dapat menjadi pengalaman belajar yang komprehensif dan berkesan bagi siswa siswi Cita Hati Christian School Citraland Campus. Serta, memperkenalkan keragaman budaya dunia dan menanamkan nilai keterbukaan, toleransi, dan rasa hormat terhadap perbedaan sejak dini.
Perlu diketahui, interaksi lintas budaya kini tidak hanya terjadi di ruang internasional, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, termasuk di lingkungan pendidikan.
“Sebagai sekolah yang menerapkan kurikulum International Baccalaureate (IB), Cita Hati Christian School menempatkan international mindedness sebagai salah satu nilai utama dalam proses pembelajaran,” ungkap Clara Yap.
Melalui kegiatan ini, siswa didorong untuk berpikir secara global, memahami perspektif lintas budaya, serta mengaitkannya dengan konteks kehidupan nyata. International Culture Day juga selaras dengan pendekatan interdisciplinary learning dan global context dalam program Middle Years Programme (MYP).
Dalam kegiatan International Culture Day tersebut menghadirkan tujuh booth negara yang menyajikan makanan dan permainan tradisional secara gratis, memungkinkan siswa mengenal budaya dunia secara langsung melalui pengalaman interaktif.
Serunya lagi, dalam rangkaian acara juga diadakan fashion show internasional oleh perwakilan siswa kelas 7–12, pertunjukan drama lintas budaya dari siswa teater, serta kolaborasi penampilan guru yang memperkuat semangat kebersamaan dalam komunitas sekolah. (*)
- Penulis : Saputra Wijaya
- Foto : Saputra
- Editor : Ronie Dwito





