SURABAYA || PINTAR INDONESIA – JULIET (Jurnal Lintas Elektronik Terpadu) satu satunya platform pembelajaran digital terintegrasi AI yang kini menjadi solusi Learning Management System (LMS) modern untuk lebih efektif, adaptif dan cerdas di sekolah.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Anto Arifanto selaku Founder JULIET usai Grand Opening peluncuran platform JULIET pada Senin, (16/02/26) di Jatim Expo Surabaya.
Anto Arifanto menjelaskan bahwa, platform JULIET hadir untuk membantu sekolah mengelola pembelajaran dan manajemen akademik secara efektif dan terstruktur. Serta, dirancang sangat lengkap dan kompleks, mulai dari sistem pembelajaran, penilaian, hingga manajemen sekolah.
“JULIET ini multi journal, sangat lengkap. Mulai dari pembuatan soal sesuai kurikulum berbasis AI, jurnal penilaian, manajerial keuangan, laporan ke manajemen, sampai kontrol parenting oleh orang tua,” terang Anto.
Menurut Anto, JULIET menjadi platform one and only di Indonesia karena mengintegrasikan seluruh kebutuhan sekolah dalam satu sistem terpadu dan bersifat multi-platform, dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing sekolah.
Tak hanya itu, lanjut Anto, JULIET juga menyediakan fitur pembuatan website sekolah sehingga sekolah yang belum memiliki laman resmi dapat langsung terintegrasi dalam satu ekosistem digital.
“Semua menjadi satu kesatuan. Website sekolah, manajemen, pembelajaran, parenting, sampai soal-soal pembelajaran semuanya ada di Juliet,” tegasnya.
Berbeda dengan platform Learning Management System (LMS) pada umumnya yang biayanya bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah, Jauliet menggunakan skema KSU (Koperasi Sekolah Unggul) dengan biaya berlangganan hanya Rp500 ribu per bulan.
“Kalau sekolah berlangganan setahun penuh, source code akan kami serahkan dan bisa dikembangkan sendiri oleh sekolah,” tandasnya.
Banyak keuntungan yang akan diperoleh sekolah apabila bergabung di platform JULIET. Diantaranya, dirancang untuk sekolah Indonesia, tanpa memerlukan tim IT khusus, mudah digunakan seluruh guru, implementasi cepat dan bertahap, pendampingan berkelanjutan dan system yang diterapkan menyesuaikan kebutuhan sekolah.
Perlu diketahui, platform JULIET ini juga berada di bawah satu payung perusahaan dengan PT Fluence.id, yang berfungsi sebagai media publikasi dan pemasaran digital sekolah.
Sementara itu, Co-Founder Juliet Arif Maulana menambahkan, keunggulan utama JULIET terletak pada fitur Teaching Media Factory, yang mampu menghasilkan media pembelajaran secara otomatis berbasis AI.
“Kalau konvensional, guru harus input satu per satu tema, subtema, dan kompetensi. Di Juliet cukup masukkan tema, semuanya langsung generate otomatis oleh AI, termasuk soal dan target kompetensinya,” jelas Arif.
Selain pembelajaran, sistem Juliet juga terintegrasi dengan jam mengajar guru, sistem payroll guru, presensi siswa, rekap nilai akademik, hingga monitoring orang tua melalui WhatsApp.
Dikesempatan yang sama, Arista Inda Kepala Madrasah MI PENGAWAS (Perkumpulan Pengajian Wanita Surabaya) mengaku kagum dengan platform pendidikan berbasis kecerdasan buatan bernama JULIET yang barusan diluncurkan.
“Platform tersebut sangat sesuai dengan kebutuhan sekolah yang membutuhkan manajemen dan pembelajaran di sekolah yang masih kerap belum tertata dengan maksimal. Kedepan, sekolah kami akan mendaftar ke platform JULIET,” pungkas Inda. (*)
- Penulis : Saputra Wijaya
- Foto : Saputra
- Editor : Ronie Dwito





